Minggu, 11 Maret 2012

Market Outlook 12 - 16 Maret 2012

MARKET OUTLOOK;
Bursa Amerika Serikat sebagai acuan bursa-bursa global menguat, hal ini yang diperkirakan memperkuat juga bursa-bursa global lainnya, khususnya bursa kawasan Asia. Sementara harapan pemerintah Yunani yang berkomitmen menyelesaikan hutangnya pasca menerima bail out dari Uni Eropa dan IMF, juga memberikan pergerakan positif di Eropa.

Ekonomi Global; Sentimen positif mengenai rencana pembelian obligasi yang akan dilakukan oleh Fed dan ekspektasi positif terhadap data klaim pengangguran AS yang akan dirilis, memberika hasil positif bagi bursa berjangka AS, yang diperkirakan akan berpengaruh juga bagi bursa-bursa dlobal, khususnya kawasan Asia

Kawasan Amerika; Kinerja pasar valas Amerika Serikay menunjukan sinyalemen yang kurang menggembirakan, namun demikian sinyalemen positif terpantau pada perdagangan saham berjangka. Hal ini terjadi seiring ekspektasi positif pada performa sektor tenaga kerja periode Februari. ADP Non-Farm Employment Change diperkirakan dapat naik sebanyak 204000 ( 204K) dimana pada bulan Januari berjumlah 170000 (170K).

Kawasan Eropa; Peningkatan pada produksi industri di Jerman memperkuat Euro. Kantor statistik Destatis merilis bahwa produksi industri pada bulan Januari mengalami pertumbuhan 1.6%, dan merupakan lonjakan kinerja dimana pada bulan Desember mengalami penyusutan – 2.6%. Adapun kinerja perdagangan saham di bursa Eropa juga menunjukkan perkembangan positif mengiringi kinerja pada pasar forex.

Kawasan Inggris; Krisis di Yunani ditambah terjadinya downgrade peringkat utang Yunani oleh S&P dan Moody’s, Institute of International Finance (IIF), semakin menimbulkan kekuatiran bahwa Yunani akan benar-benar mengalami default. Hal ini ternyata memperlemah Sterling.

Kawasan Australia; Laporan perlambatan ekonomi yang dilaporkan oleh Biro statistik Australia rabu pagi (07/03) mengumumkan bahwa ekonomi negara tersebut hanya tumbuh 0.4% pada kuartal IV dimana pada kuartal III tumbuh 0.8%. Pertumbuhan tersebut cukup jauh dari harapan dimana sejumlah ekonom memperkirakan bahwa ekonomi Australia dapat tumbuh 0.7%. Demikian juga RBA menahan suku bunga acuan pada 4.5%. Kedua hal tersebut memperlemah mata uang Aussie.


Indeks Saham; Indeks berjangka Dow Jones mengalami kenaikan 0,01% menjadi 12840 basis poin, indeks berjangka Nasdaq 100 naik 0,69% menjadi 2626,75 basis poin dan indeks berjangka S&P 500 naik 0,74% menjadi 1363 basis poin. Saham-saham yang mengalami kenaikan diantaranya ialah saham 3M Company naik 0,61% menjadi 85,47 dollar, saham Amazon.com Inc naik 1,48% menjadi 183,77 dollar dan saham Adobe Systems naik 1,31% menjadi 32,41 dollar.

IHSG; Ekspketasi positif pada performa sektor tenaga kerja periode Februari, memberikan hasil positif juga bagi bursa Amerika Serikat, dan hal ini berimbas positif juga bagi bursa-bursa global, termasuk bursa saham Indonesia. Selain itu adanya kebijakan swap obligasi memberikan harapan akan adanya perbaikan ekonomi di kawasan Eropa. Dengan faktor-faktor positif tersebut membuat IHSG berhasil menguat 25,15 poin (0,64%) ke level 3.967,67. Saham saham yang menjadi top gainers kamis (08/03)adalah BAPA, WICO, PTSP, ARII, HITS, INCI, TRIL, MLIA, SAIP dan HERO. Serta yang berada pada urutan terbawah adalah TBMS, PSDN, TFCO, ASBI, RDTX, GPRA, ZBRA, LPLI, BKDP dan SAFE.

Indeks Hang Seng; Kenaikan bursa saham Amerika Serikat berpengaruh positif pada pergerakan bursa saham Hongkong. Indeks Hang Seng ditutup naik sebesar 1,32% menjadi 20900,73 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 275 poin menjadi 20839 poin dengan level support sebesar 20595 poin dan level resistant sebesar 20864 poin. Pergerakan bursa Hong Kong selanjutnya diperkirakan akan kembali tergantung pada pergerakan bursa saham AS yang masih menantikan data klaim pengangguran AS.

Indeks Kospi; Menguatnya bursa saham Amerika Serikat, berimbas pada menguatnya juga Bursa saham Korea. Indeks Kospi ditutup naik sebesar 0,94% menjadi 2000,76 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami kenaikan sebesar 6,1 poin menjadi 266,5 basis poin dengan level support sebesar 260,96 poin dan level resistant sebesar 267,17 poin. Pergerakan bursa Korea selanjutnya masih memiliki peluang naik meski cenderung tipis.

Indeks Nikkei; Indeks bergerak meningkat. Sentiment positif kenaikan performa nilai tukar dollar terhadap yen yang mendukung kenaikan saham-saham eksportir, juga ekspektasi positif adanya peluang pelunasan hutang luar negeri Yunani yang akan jatuh tempo, memperkuat Indeks Nikkei. Indeks Nikkei meningkat sebesar 2% menjadi 9768,96 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami peningkatan sebesar 130 poin menjadi 9770 basis poin dengan level support sebesar 9650 poin dan level resistant sebesar 9770 poin. Indeks Topix naik sebesar 1.6% menjadi 1,6% menjadi 836,16 basis poin. Pergerakan bursa Jepang diperkirakan masih cukup rawan terkoreksi terkait data inflasi China yang akan dirilis.

Emas; Harapan positif muncul dari para Investor terkait komitmen pemerintah Yunani yang akan menyelesaikan hutangnya pasca menerima bail out dari Uni Eropa dan IMF. Hal ini juga yang memperkuat perdagangan emas. Emas spot mengalami kenaikan sebesar 1% menjadi 1701,22 dollar per troy ons dengan level support sebesar 1669,03 dollar per troy ons dan level resistant sebesar 1704,30 dollar per troy ons. Diperkirakan harga emas akan terus menguat ditopang juga oleh pernyataan dari UBS AG yang menyatakan bahwa harga logam masih mengalami kenaikan seiring dengan positifnya kondisi ketenagakerjaan AS.

Properti; Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) yakin rumah murah tipe 36 seharga Rp 70 juta per unit bisa dibangun di Pulau Jawa. Hal ini terkait rencana pembangunan 1.000 unit rumah tipe 36 di Serang, Banten. Hal tersebut dikatakan Deputi Perumahan Formal Kemenpera, Pangihutan Marpaung. Menurutnya, pembangunan 1.000 unit rumah ini merupakan kerjasama dari salah satu pengembang swasta sekaligus pabrik keramik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) Banten. Dalam program pembangunan tahap pertama ini, Kemenpera juga akan memberikan bantuan prasarana umum seperti jalan serta saluran air.


Analisa Teknikal Forex



Trading Plan :



USD-JPY
BUY
83.00
SELL
81.90
BUY BREAK
84.00
SELL BREAK
79.80
TAKE PROFIT
0.50
STOP LOSS
0.30
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

83.19
81.88
81.14
             Trend : Up
83.93

79.83

85.24

79.09





AUD-USD
BUY
1.0630
SELL
1.0520
BUY BREAK
1.0850
SELL BREAK
1.0370
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.0709
1.0609
1.0475
Trend : Down
1.0843

1.0375

1.0943

1.0241





EUR-USD
BUY
1.3180
SELL
1.3070
BUY BREAK
1.3350
SELL BREAK
1.2970
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.3244
1.3168
1.3047
Trend : Down
1.3345

1.2971

1.3441

1.2850





GBP-USD
BUY
1.5730
SELL
1.5620
BUY BREAK
1.5870
SELL BREAK
1.5565
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.5769
1.5716
1.5620
Trend : Down
1.5865

1.5567

1.5918

1.5471





USD-CHF
BUY
0.9245
SELL
0.9135
BUY BREAK
0.9295
SELL BREAK
0.9015
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

0.9239
0.9154
0.9103
Trend : Up
0.9290

0.9018

0.9375

0.8967






EUR-JPY
BUY
108.80
SELL
107.70
BUY BREAK
110.55
SELL BREAK
104.45
TAKE PROFIT
0.50
STOP LOSS
0.30
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

109.35
107.49
106.36
             Trend : Up
110.48

104.50

112.34

103.73








USD-CAD
BUY
0.9060
SELL
0.9850
BUY BREAK
1.0095
SELL BREAK
0.9775
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

0.9997
0.9935
0.9841
Trend : Down
1.0091

0.9779

1.0135

0.9685







NZD - USD
BUY
0.8270
SELL
0.8160
BUY BREAK
0.8420
SELL BREAK
0.7995
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

0.8313
0.8206
0.8106
Trend : Up
0.8413

0.7999

0.8520

0.7899






GOLD
BUY
1718.20
SELL
1708.00
BUY BREAK
1750.70
SELL BREAK
1743.85
TAKE PROFIT
0.50
STOP LOSS
0.30
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1731.83
1697.26
1678.53
             Trend : Up
1750.56

1643.96

1785.13

1625.23





Market Data Calendar :



Mar 11 - Mar 17 Filter
Date 11:54 Currency Impact   Detail Actual Forecast Previous Chart
Sun
Mar 11
 Up Next 14:00 CAD
Daylight Saving Time Shift
Up Next 14:00 USD
Daylight Saving Time Shift
Mon
Mar 12
6:50 JPY
Core Machinery Orders m/m
2.2%
-7.1%
6:50 JPY
CGPI y/y
0.6%
0.5%
12:00 JPY
Household Confidence
40.8
40.0
14:00 EUR
German WPI m/m
1.1%
1.2%
Tue
Mar 13
1:00 USD
Federal Budget Balance
-229.3B
-27.4B
4:45 NZD
FPI m/m
0.0%
6:50 JPY
Tertiary Industry Activity m/m
0.4%
1.4%
7:01 GBP
RICS House Price Balance
-13%
-16%
7:30 AUD
Home Loans m/m
0.0%
2.3%
7:30 AUD
NAB Business Confidence
4
13th-16th NZD
REINZ HPI m/m
-1.4%
Tentative CNY
Foreign Direct Investment ytd/y
-0.3%
Tentative JPY
Monetary Policy Statement
Tentative JPY
Overnight Call Rate
<0.10%
<0.10%
13:30 EUR
French CPI m/m
0.4%
-0.4%
Tentative JPY
BOJ Press Conference
15:15 CHF
PPI m/m
0.4%
0.0%
All Day EUR
ECOFIN Meetings
16:30 GBP
Trade Balance
-7.8B
-7.1B
16:30 GBP
DCLG HPI y/y
0.6%
0.1%
17:00 EUR
German ZEW Economic Sentiment
11.2
5.4
17:00 EUR
ZEW Economic Sentiment
3.8
-8.1
17:00 GBP
CB Leading Index m/m
-0.5%
19:30 EUR
ECB President Draghi Speaks
19:30 USD
Core Retail Sales m/m
0.8%
0.7%
19:30 USD
Retail Sales m/m
1.1%
0.4%
21:00 USD
Business Inventories m/m
0.5%
0.4%
21:00 USD
IBD/TIPP Economic Optimism
53.2
49.4
23:30 CAD
Gov Council Member Macklem Speaks
Wed
Mar 14
1:15 USD
FOMC Statement
1:15 USD
Federal Funds Rate
<0.25%
<0.25%
6:30 AUD
Westpac Consumer Sentiment
4.2%
6:50 JPY
BSI Manufacturing Index
1.3
-6.1
7:30 AUD
Housing Starts q/q
-2.7%
-6.8%
11:30 JPY
Revised Industrial Production m/m
2.1%
2.0%
12:00 JPY
BOJ Monthly Report
16:30 GBP
Claimant Count Change
7.0K
6.9K
16:30 GBP
Unemployment Rate
8.4%
8.4%
16:30 GBP
Average Earnings Index 3m/y
1.9%
2.0%
17:00 CHF
ZEW Economic Expectations
-21.2
17:00 EUR
CPI y/y
2.7%
2.7%
17:00 EUR
Core CPI y/y
1.6%
1.5%
17:00 EUR
Industrial Production m/m
0.8%
-1.1%
19:30 CAD
Capacity Utilization Rate
81.6%
81.3%
19:30 CAD
New Motor Vehicle Sales m/m
2.1%
-3.0%
19:30 USD
Current Account
-114B
-110B
19:30 USD
Import Prices m/m
0.6%
0.3%
21:00 USD
Fed Chairman Bernanke Speaks
21:30 USD
Crude Oil Inventories
0.8M
Thu
Mar 15
4:30 NZD
Business NZ Manufacturing Index
50.5
7:00 AUD
MI Inflation Expectations
2.5%
7:30 AUD
New Motor Vehicle Sales m/m
2.2%
1.3%
7:30 AUD
RBA Bulletin
13:45 CHF
SECO Economic Forecasts
15:30 CHF
Libor Rate
<0.25%
<0.25%
15:30 CHF
SNB Monetary Policy Assessment
16:00 EUR
ECB Monthly Bulletin
17:00 EUR
Employment Change q/q
-0.2%
-0.1%
19:30 USD
PPI m/m
0.5%
0.1%
19:30 USD
Unemployment Claims
357K
362K
19:30 USD
Core PPI m/m
0.2%
0.4%
19:30 USD
Empire State Manufacturing Index
17.6
19.5
20:00 USD
TIC Long-Term Purchases
29.3B
17.9B
21:00 USD
Philly Fed Manufacturing Index
11.8
10.2
21:30 USD
Natural Gas Storage
-80B
Fri
Mar 16
6:50 JPY
Monetary Policy Meeting Minutes
16:00 EUR
Italian Trade Balance
1.62B
1.45B
17:00 EUR
Trade Balance
6.2B
7.5B
19:30 CAD
Foreign Securities Purchases
6.27B
7.38B
19:30 CAD
Manufacturing Sales m/m
0.6%
0.6%
19:30 USD
Core CPI m/m
0.2%
0.2%
19:30 USD
CPI m/m
0.4%
0.2%
20:15 USD
Capacity Utilization Rate
78.9%
78.5%
20:15 USD
Industrial Production m/m
0.4%
0.0%
20:55 USD
Prelim UoM Consumer Sentiment
75.7
75.3
20:55 USD
Prelim UoM Inflation Expectations
3.3%
Sat
Mar 17



Senin, 05 Maret 2012

Market Outlook 5 - 9 Maret 2012

 Pergerakan bursa pasar modal di Indonesia IHSG pada minggu lalu naik menembus kembali level 4000, sesuai prediksi yang lalu, akibat masuknya dana asing serta rilis rendahnya inflasi Februari, sehingga secara mingguan tampil menguat dengan aksi net buy asing ke level 4004.87. Untuk minggu ini (5 - 9 Maret 2012) IHSG nampaknya berpeluang menembus level resistance terdekatnya. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 4039 dan 4195, sedangkan support level di sekitar posisi 3848 dan kemudian 3617.

Mata uang rupiah seminggu lalu bergerak dengan bias agak melemah di tengah data ekonomi global yang masih menguatirkan diimbangi dengan intervensi BI, di mana rupiah akhirnya di posisi sedikit melemah secara mingguan pada level pada 9080 terhadap USD. Kurs USDIDR pada minggu mendatang diperkirakan berada dalam range antara support di level 8950 dan 8870, sementara resistance berada di level 9231 dan 9377.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang akan diwarnai dengan ramainya sejumlah data ekonomi penting, termasuk beberapa pengumuman suku bunga dari sejumlah bank sentral global serta data tenaga kerja Amerika di Jumat malamnya. Secara umum, agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:
• Dari kawasan Amerika: akan tampil rilis data ISM Non-Manufacturing PMI pada Senin malam; kemudian data ADP Non-Farm Employment Change pada Rabu malam; diikuti dengan rilis Unemployment Claims dilanjutkan ISM Manufacturing PMI pada Kamis malam; serta diakhiri dengan rilis tenaga kerja Non-Farm Employment Change dan Unemployment Rate pada Jumat malamnya.
o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman suku bunga bank sentral Inggris (MPC – BOE) dan bank sentral Eropa (ECB) pada Kamis sore yang diperkirakan bertahan masing-masing pada level 0.5% dan 1.0%.
o Dari kawasan Australia, Selandia Baru: berupa pengumuman suku bunga bank sentral Australia (RBA) pada Selasa pagi dan New Zealand (RBNZ) pada Kamis subuh yang diperkirakan bertahan masing-masing pada level 4.25% dan 2.5%.

Minggu lalu di pasar forex, nilai tukar mata uang dollar terpantau menguat dengan terilisnya data 800 lembaga keuangan Eropa yang tergantung pinjamannya pada ECB, di mana secara mingguan index dollar AS menguat ke sekitar level 79.475. Pekan yang lalu euro dollar terpantau melemah ke posisi level 1.3205. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan bergerak antara level resistance di sekitar 1.3550 dan berikutnya 1.3870, sementara level support pada 1.2870 dan kemudian 1.2625.

Poundsterling minggu lalu terlihat naik lalu turun terhadap dollar, berakhir stabil mingguan ke level 1.5837. Untuk minggu ini berkisar antara level resistance pada 1.6000 dan kemudian 1.6166, sedangkan support pada 1.5640 dan kemudian 1.5240. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir agak menguat ke level 81.81. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 82.30 dan 85.65, serta support pada 75.90 serta level psikologis 75.50. Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lalu sideways di level 1.0733. Range minggu ini di antara resistance level terdekatnya di 1.0845 dan 1.1085, sementara support level di 1.0430 dan 1.0046.

Untuk pasar di stock index futures, pada minggu lalu di regional Asia terpantau kembali bias menguat secara umum, memasuki rally panjang di minggu kesebelasnya, karena sentimen lebih membaiknya perekonomian global. Indeks Nikkei secara mingguan berakhir menguat lagi ke 9777.03. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 10215 dan kemudian ke level 10890, sementara support pada level 9435 dan lalu 8945. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menanjak ke level 21566.13. Minggu ini akan berada antara level resistance di 22800 serta 24470, sementara support di 20678 dan berikutnya 18990.

Bursa saham Wall Street minggu lalu masih bias positif oleh data keuangan yang baik dari ejumlah emiten besar, sehingga S&P500 membukukan gain tiga minggu berturut. Indeks S&P500 mencapai level tertingginya sejak tahun 2008 dan merupakan kenaikan mingguan yang kedelapan dari Sembilan minggu periodenya di tahun ini. Dow Jones Industrial secara mingguan konsolidasi di level 12977.57; dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 13190 dan 14000, sementara support di level 12530 dan pada 12300. Index S&P 500 minggu lalu naik sedikit 0.3% ke level 1370.65. Berikutnya range pasar antara resistance di level 1370 dan 1440, sementara support pada level 1277 dan 1200.

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau tergerus bersamaan dengan menguatnya dollar AS, di mana harga emas dunia terkoreksi ke $1711.95 per troy ounce. Untuk sepekan ke depan emas akan cenderung konsolidasi lagi dalam rentang harga pasar antara resistance di $1802 serta berikut $1920, serta support pada $1650 dan $1525 per troy ounce. Di Indonesia, harga emas terpantau ikut terimbas, yang ditutup melemah secara mingguan pada Rp499,140.

Ketrampilan seorang investor pada masa-masa ini seperti sedang diuji. Situasi pasar yang sebagian cenderung sideways, sebagian lagi dalam trend-trend jangka pendek membutuhkan kemampuan analisis yang jeli supaya tidak salah ambil keputusan investasi, baik untuk masuk ataupun keluar pasar. Ketrampilan biasanya berbanding lurus dengan pengalaman atau jam terbang. Ini juga yang sering menjadi kendala bagi banyak investor karena masih memiliki banyak aktivitas lain di samping trading investasi. Pergerakan bursa pasar modal di Indonesia IHSG pada minggu lalu naik menembus kembali level 4000, sesuai prediksi yang lalu, akibat masuknya dana asing serta rilis rendahnya inflasi Februari, sehingga secara mingguan tampil menguat dengan aksi net buy asing ke level 4004.87. Untuk minggu ini (5 - 9 Maret 2012) IHSG nampaknya berpeluang menembus level resistance terdekatnya. Secara mingguan, IHSG berada antara resistance di level 4039 dan 4195, sedangkan support level di sekitar posisi 3848 dan kemudian 3617.

Mata uang rupiah seminggu lalu bergerak dengan bias agak melemah di tengah data ekonomi global yang masih menguatirkan diimbangi dengan intervensi BI, di mana rupiah akhirnya di posisi sedikit melemah secara mingguan pada level pada 9080 terhadap USD. Kurs USDIDR pada minggu mendatang diperkirakan berada dalam range antara support di level 8950 dan 8870, sementara resistance berada di level 9231 dan 9377.

Untuk indikator ekonomi global, pada pekan mendatang akan diwarnai dengan ramainya sejumlah data ekonomi penting, termasuk beberapa pengumuman suku bunga dari sejumlah bank sentral global serta data tenaga kerja Amerika di Jumat malamnya. Secara umum, agenda rilis data ekonomi yang kiranya perlu diperhatikan investor minggu ini, adalah:
• Dari kawasan Amerika: akan tampil rilis data ISM Non-Manufacturing PMI pada Senin malam; kemudian data ADP Non-Farm Employment Change pada Rabu malam; diikuti dengan rilis Unemployment Claims dilanjutkan ISM Manufacturing PMI pada Kamis malam; serta diakhiri dengan rilis tenaga kerja Non-Farm Employment Change dan Unemployment Rate pada Jumat malamnya.
o Dari kawasan Inggris dan Eropa: berupa pengumuman suku bunga bank sentral Inggris (MPC – BOE) dan bank sentral Eropa (ECB) pada Kamis sore yang diperkirakan bertahan masing-masing pada level 0.5% dan 1.0%.
o Dari kawasan Australia, Selandia Baru: berupa pengumuman suku bunga bank sentral Australia (RBA) pada Selasa pagi dan New Zealand (RBNZ) pada Kamis subuh yang diperkirakan bertahan masing-masing pada level 4.25% dan 2.5%.

Minggu lalu di pasar forex, nilai tukar mata uang dollar terpantau menguat dengan terilisnya data 800 lembaga keuangan Eropa yang tergantung pinjamannya pada ECB, di mana secara mingguan index dollar AS menguat ke sekitar level 79.475. Pekan yang lalu euro dollar terpantau melemah ke posisi level 1.3205. Untuk minggu ini, nampaknya euro akan bergerak antara level resistance di sekitar 1.3550 dan berikutnya 1.3870, sementara level support pada 1.2870 dan kemudian 1.2625.

Poundsterling minggu lalu terlihat naik lalu turun terhadap dollar, berakhir stabil mingguan ke level 1.5837. Untuk minggu ini berkisar antara level resistance pada 1.6000 dan kemudian 1.6166, sedangkan support pada 1.5640 dan kemudian 1.5240. Untuk USDJPY minggu lalu berakhir agak menguat ke level 81.81. Pasar di minggu ini akan berada di antara resistance level pada 82.30 dan 85.65, serta support pada 75.90 serta level psikologis 75.50. Sementara itu, Aussie dollar terpantau seminggu lalu sideways di level 1.0733. Range minggu ini di antara resistance level terdekatnya di 1.0845 dan 1.1085, sementara support level di 1.0430 dan 1.0046.

Untuk pasar di stock index futures, pada minggu lalu di regional Asia terpantau kembali bias menguat secara umum, memasuki rally panjang di minggu kesebelasnya, karena sentimen lebih membaiknya perekonomian global. Indeks Nikkei secara mingguan berakhir menguat lagi ke 9777.03. Rentang pasar saat ini antara level resistance di 10215 dan kemudian ke level 10890, sementara support pada level 9435 dan lalu 8945. Sementara itu, Indeks Hang Seng di Hong Kong minggu lalu berakhir menanjak ke level 21566.13. Minggu ini akan berada antara level resistance di 22800 serta 24470, sementara support di 20678 dan berikutnya 18990.

Bursa saham Wall Street minggu lalu masih bias positif oleh data keuangan yang baik dari ejumlah emiten besar, sehingga S&P500 membukukan gain tiga minggu berturut. Indeks S&P500 mencapai level tertingginya sejak tahun 2008 dan merupakan kenaikan mingguan yang kedelapan dari Sembilan minggu periodenya di tahun ini. Dow Jones Industrial secara mingguan konsolidasi di level 12977.57; dengan rentang pasar berikutnya antara resistance level pada 13190 dan 14000, sementara support di level 12530 dan pada 12300. Index S&P 500 minggu lalu naik sedikit 0.3% ke level 1370.65. Berikutnya range pasar antara resistance di level 1370 dan 1440, sementara support pada level 1277 dan 1200.

Untuk pasar emas, minggu lalu terpantau tergerus bersamaan dengan menguatnya dollar AS, di mana harga emas dunia terkoreksi ke $1711.95 per troy ounce. Untuk sepekan ke depan emas akan cenderung konsolidasi lagi dalam rentang harga pasar antara resistance di $1802 serta berikut $1920, serta support pada $1650 dan $1525 per troy ounce. Di Indonesia, harga emas terpantau ikut terimbas, yang ditutup melemah secara mingguan pada Rp499,140.

Ketrampilan seorang investor pada masa-masa ini seperti sedang diuji. Situasi pasar yang sebagian cenderung sideways, sebagian lagi dalam trend-trend jangka pendek membutuhkan kemampuan analisis yang jeli supaya tidak salah ambil keputusan investasi, baik untuk masuk ataupun keluar pasar. Ketrampilan biasanya berbanding lurus dengan pengalaman atau jam terbang. Ini juga yang sering menjadi kendala bagi banyak investor karena masih memiliki banyak aktivitas lain di samping trading investasi.

Analisa Teknikal Forex




Trading Plan :



USD-JPY
BUY
82.35
SELL
81.25
BUY BREAK
83.15
SELL BREAK
79.35
TAKE PROFIT
0.50
STOP LOSS
0.30
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

82.43
81.22
80.58
             Trend : Up
83.07

79.37

84.28

78.73





AUD-USD
BUY
1.0785
SELL
1.0680
BUY BREAK
1.0960
SELL BREAK
1.0535
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.0841
1.0746
1.0635
Trend : Down
1.0952

1.0540

1.1047

1.0429





EUR-USD
BUY
1.3255
SELL
1.3145
BUY BREAK
1.3595
SELL BREAK
1.2990
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.3394
1.3290
1.3095
Trend : Down
1.3589

1.2991

1.3693

1.2769





GBP-USD
BUY
1.5890
SELL
1.5785
BUY BREAK
1.6075
SELL BREAK
1.5680
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

1.5953
1.5877
1.5761
Trend : Down
1.6069

1.5685

1.6145

1.5569





USD-CHF
BUY
0.9195
SELL
0.9085
BUY BREAK
0.9295
SELL BREAK
0.8860
TAKE PROFIT
0.0050
STOP LOSS
0.0030
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

0.9214
0.9074
0.9001
Trend : Up
0.9287

0.8861

0.9427

0.8788




EUR-JPY
BUY
108.55
SELL
107.45
BUY BREAK
111.20
SELL BREAK
105.60
TAKE PROFIT
0.50
STOP LOSS
0.30
RESISTANCE
PIVOT
SUPPORT

109.55
108.37
106.79
             Trend : Down
111.13

105.61

112.31

104.03